Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Pipi Kanan
Diperbarui 10 Oktober 2026 · Pertama terbit di blog BASE, 2021

Kenapa ya jerawat sering muncul di tempat yang itu-itu saja, misalnya di pipi kanan? Biasanya penyebabnya adalah kebiasaan sehari-hari yang membuat area itu lebih sering bergesekan dengan kotoran, minyak, dan bakteri. Yuk, kenali penyebabnya dan cara mengatasinya.
Baca juga: Jerawat di Pipi Kiri: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Penyebab Jerawat di Pipi Kanan
Gesekan dengan sarung bantal
Sarung bantal yang jarang diganti adalah salah satu penyebab jerawat di pipi yang paling umum. Bakteri, kotoran, dan minyak dari rambut dan kulit menumpuk di permukaannya. Kalau kamu terbiasa tidur menghadap ke kanan, pipi kananlah yang paling lama bersentuhan dengan sarung bantal setiap malam.
Gesekan dengan ponsel
Layar ponsel sering kotor tanpa kita sadari. Studi dari London School of Hygiene & Tropical Medicine di Inggris menemukan bahwa 1 dari 6 ponsel terkontaminasi bakteri yang berasal dari feses, misalnya E. coli, karena tangan yang tidak dicuci setelah dari toilet. Penelitian lain pada ponsel pelajar yang dimuat di jurnal Germs juga menemukan tingkat kontaminasi bakteri yang tinggi.
Kalau kamu sering menelepon dengan menempelkan ponsel ke pipi kanan, kotoran, keringat, dan bakteri dari layar ikut berpindah ke kulit.
Ketidakseimbangan hormon
Hormon androgen yang berlebihan dapat merangsang kelenjar minyak memproduksi sebum lebih banyak. Sebum berlebih, ditambah sel kulit mati, bisa menyumbat pori dan menjadi tempat berkembangnya bakteri C. acnes, yang kemudian memicu peradangan.
Pada perempuan, jerawat juga sering muncul menjelang menstruasi karena perubahan hormon.
Sering menyentuh wajah
Setiap kali menyentuh wajah, kita memindahkan minyak, kotoran, dan bakteri dari tangan ke kulit. Penelitian di jurnal Pediatric Dermatology mencatat kebiasaan menyentuh wajah sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan jerawat.
Cara Mengatasi Jerawat di Pipi Kanan
Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, sesuai saran American Academy of Dermatology:
- Cuci muka dua kali sehari, dan setelah berkeringat. Gunakan pembersih yang lembut dan jangan menggosok wajah terlalu keras.
- Ganti sarung bantal setidaknya seminggu sekali, atau lebih sering kalau kulitmu mudah berjerawat.
- Bersihkan layar ponsel secara rutin, dan gunakan earphone atau speaker saat menelepon.
- Hindari menyentuh atau memencet jerawat, terutama yang sedang meradang.
- Jangan terlalu sering gonta-ganti skincare. Beri waktu sekitar 4–6 minggu sebelum menilai apakah sebuah produk bekerja.
- Perhatikan pola makanmu. Beberapa penelitian mengaitkan konsumsi susu dan makanan tinggi gula dengan jerawat pada sebagian orang. Coba amati apakah jerawatmu membaik saat kamu menguranginya.
Bahan Lembut untuk Kulit Berjerawat
Untuk kulit berjerawat yang juga sensitif, pilih bahan yang menenangkan dan tidak membuat kulit kering.
Green tea (Camellia sinensis)
Green tea mengandung polifenol dan katekin yang dikenal bersifat antioksidan dan anti-inflamasi. Green tea adalah salah satu bahan dalam Daily Renewal Natural Exfoliating Pads dari BASE, bersama Willow Bark, Lemon Peel, dan Niacinamide, untuk merawat kulit berjerawat dan memudarkan bekas jerawat.
Hypochlorous Acid
Hypochlorous Acid adalah bahan utama All Day Quick Comfort Face Mist, dipadukan dengan Centella Asiatica dan Heartleaf. Formulanya 0% alkohol, sehingga nyaman disemprotkan di sela aktivitas untuk kulit berjerawat dan sensitif.
Mulai dari langkah paling dasar: bersihkan wajah dengan lembut, misalnya dengan Centamide Gentle Hydrating Cleanser yang memiliki pH 5,5–5,6 dan teruji non-irritant.
Referensi
- Bhadra, P. A Literature Review on Acne Due to Hormonal Changes and Lifestyle.
- Cheng, C. E., Irwin, B., Mauriello, D., Liang, L., Pappert, A., & Kimball, A. B. (2010). Self-reported acne severity, treatment, and belief patterns across multiple racial and ethnic groups in adolescent students. Pediatric Dermatology, 27(5), 446–452.
- Kõljalg, S., Mändar, R., Sõber, T., Rööp, T., & Mändar, R. (2017). High level bacterial contamination of secondary school students' mobile phones. Germs, 7(2), 73.
- London School of Hygiene & Tropical Medicine (2011). Contamination of UK mobile phones and hands revealed.
- Shaw, J. C. (2003). Acne: Effect of hormones on pathogenesis and management. New Ethicals Journal, 6(8), 53–60.
- American Academy of Dermatology Association. Acne: Tips for managing.
Artikel ini untuk edukasi dan tidak menggantikan saran dokter. Untuk masalah kulit yang berat atau tidak membaik, konsultasikan ke dokter kulit.